loading...

RUANG NGIBUL #1, DIDI KEMPOT: SAYA BUKAN MUSISI CAMPURSARI Video



Berikut ini merupakan RUANG NGIBUL #1, DIDI KEMPOT: SAYA BUKAN MUSISI CAMPURSARI yang merupakan salah satu didi kempot paling dicari di youtube.

Judul RUANG NGIBUL #1, DIDI KEMPOT: SAYA BUKAN MUSISI CAMPURSARI
Durasi 33:41
Dilihat

27962
Sumber https://www.youtube.com/watch?v=Pg6abvBF9v4
Disukai 184


Tak sampai satu menit saya menjawab “Ayo bung!”, ketika Amin, founder HookSpace tiba-tiba mengajak Kibul berkolaborasi membuat sebuah –dalam istilah si Amin—talk show asik-asikan yang menyajikan obrolan-obrolan baik ringan maupun berbobot bersama tokoh-tokoh seni, sastra, dan budaya.

Dengan kelincahan seorang mahasiswa kere yang dulunya hobi ngevent, kami pun segera memikirkan konsep talk show seperti apa yang nantinya hendak kami buat. Sampai tercetuslah sebuah nama: Ruang Ngibul. “Ruang” diambil dari kata space dalam HookSpace, sedang “Ngibul” diambil dari kata “Kibul” (sebenernya nggak perlu dijelasin juga udah pada ngerti sih).

Ruang Ngibul sedianya mempunyai konsep yang benar-benar mulia: mengembalikan titah dan fungsi kamar kos. Ha ha. Maksudnya begini, kau tahu, kini kamar kos lebih identik dengan sebuah ruang yang eksklusif. Kau kuliah dan pergi ke Jogja, lalu tinggal di sebuah ruangan ber-AC yang nampaknya mewah dengan kamar mandi dalam yang baunya wangi. Namun di satu sisi, untuk masuk ke dalamnya kau diatur sedemikian rupa sehingga kau musti menembus gerbang sebelum angka menunjuk 10 malam. Belum lagi kau harus melapor pada sang induk semang siapa saja teman yang hari ini akan menginjak lantai keramik kamarmu. Bukankah itu menyedihkan?

Maka di sinilah Ruang Ngibul hadir sebagai sebuah ruang di mana hampir tak mungkin kita masuk ke dalamnya hanya untuk tidur. Dan alih-alih segera ngorok lalu pergi ke dunia mimpi, kita akan terus berceracau tentang segala hal, dari mulai yang penting sampai yang sama sekali tidak penting, dari hal-hal yang sungguh penuh makna sampai yang nyaris nirmakna, dan dengan ditemani secangkir kopi dan sebungkus rokok, maka kita akan melewatkan menit demi menit dengan satu kegiatan: ngibul.

Sayangnya kami tak bisa menyajikan konsep yang direncanakan tersebut pada episode awal. Tentu saja ini menyedihkan, sebab konsep yang sedari awalnya kami anggap cukup keren, ternyata belum bisa terlaksana. Namun di satu sisi, menyenangkan berhasil mendapat kesempatan untuk mewawancarai seorang legenda seperti Didi Kempot. Maka kami pun memutuskan bahwa di episode awal ini, Ruang Ngibul dilakukan di dalam ruang dan waktu yang tak senggang, di restoran sebuah hotel mewah, di waktu yang sempit sebelum Didi Kempot harus segera menuju panggung.

Kami bersapa dengan musisi tembang Jawa ini pada pukul 6 petang. Setengah jam setelah kedatangannya, dan satu jam sebelum ia berangkat ke Panggung Kemepyar Etnika Fest FIB UGM 2017. Di sela waktu yang sempit itu, kami sangat beruntung masih bisa menemui Mas Didi yang ternyata berkenan untuk ngobrol dengan kami hingga tak terasa lebih dari 30 menit kami lewatkan untuk berceracau tentang segala hal, terutama terkait karier Mas Didi yang lebih dikenal sebagai musisi campursari. Dan yang paling spesial, di episode pertama ini, kami berhasil menemukan jawaban dari pertanyaan “Mas Didi ini sebenarnya musisi campursari bukan sih?”

Selengkapnya klik: http://kibul.in/artikel/ruang-ngibul-1-didi-kempot-saya-bukan-musisi-campursari/

NB: Kami mengucap terimakasih untuk teman-teman semua yang telah memberi kritik serta saran pada episode Ruang Ngibul yang pertama. Kami tidak menyangka video yang kami upload langsung secara cepat menyebar dan mendapat atensi dari banyak penggemar dari berbagai kalangan. Pertama-tama kami meminta maaf untuk teman-teman semua jika materi dalam video ini agak kurang sopan atau mungkin tidak berpatrap. Namun seperti yang kami jelaskan pada deskripsi video ini bahwa kami sebenarnya ingin memberikan sebuah obrolan ringan yang cair dan gak ada sekat, namun ternyata banyak respon diluar perkiraan kami. Meskipun sebenarnya kami sudah meminta ijin langsung kepada beliau, “Mas iki karo ngrokok pie? Masalah ra?”. Kemudian dengan santai beliau menjawab, “Ayo joinan wae.” Semoga kami bisa menghadirkan suasana yang lebih cair tanpa menyinggung atau mengurangi kami dalam beretika. Terimakasih

RUANG NGIBUL #1, DIDI KEMPOT: SAYA BUKAN MUSISI CAMPURSARI Video | danghilal | 4.5